Slogoretno adalah sebuah desa yang terletak diwilayah Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri berada di arah barat daya kaki Gunung Lawu dengan ketinggian 650 mdpl, dengan jarak tempuh dari ibukota kabupaten Wonogiri 32 km. Sebelum NKRI berdiri desa Slogoretno masuk kedalam wilayah otonom Kadipaten Mangkunegaran, tepatnya masuk kedalam kawasan daerah Honggobayan (sebutan daerah timur laut dari kota Wonogiri).
Diera tahun 1800 an Slogoretno pernah dipimpin oleh Kanjeng Raden Tumenggung Mulyono yang merupakan seorang abdi Mangkunegaran. Hal ini dibuktikan dengan adanya makam beliau dan adanya sebuah situs sejarah berupa Pundhen Bekel Jati yang masih ada sampai saat ini di Desa Slogoretno. Sebelum menjadi sebuah desa dibawah NKRI Slogoretno terdiri dari beberapa perkampungan antara lain : Punthuk, Godang, Pucungan, Kalianom, Temon dan Gemawang. Dari beberapa kampung tersebut terbentuklah sebuah desa dengan nama Slogoretno. Slogoretno berasal dari Bahasa Jawa Kuno yaitu Salaga yang berarti bunga kuncup dan Retno yang berarti intan atau permata yang indah.
Setelah masa kemerdekaan Desa Slogoretno terbagi atas 4 wilayah dusun yang terdiri dari Dusun Muruh, Dusun Nglerak, Dusun Sidowayah dan Dusun Miri. Adapun nama – nama Kepala Desa yang telah memimpin desa Slogoretno semenjak masa kemerdekaan adalah sebagai berikut :
- Wiryo Suwito (1943 – 1950) memimpin sebelum dan sesudah kemerdekaan.
- Madyo Pawiro (1950 – 1954)
- Ramsi (1954 – 1967)
- Soetarno (1967 – 1989)
- Katimin (1989 – 2006)
- Sugiyem (2006 – 2013)
- Joko Sulistyo, S. Sos (2013 – 2019)
- Suparmanto, S.M. (2019 – sekarang)
Secara geografis desa Slogoretno berbatasan dengan wilayah sebagai berikut :
- Sebelah utara berbatasan dengan Desa Kembang.
- Sebelah timur berbatasan dengan dengan Kelurahan Karang Kecamatan Slogohimo
- Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Jatipurwo
- Sebelah barat berbatasan dengan Desa Tawangrejo